Islamic new year History
The Islamic New Year commemorates Muhammad's migration from Mecca to Medina. This migration was to escape the oppression and violence that the non-Muslim Quraish, the predominant tribe of Mecca, had been inflicted on him and his companions. He escaped to Medina on camel with his best friend, Abu Bakr. In Medina (Saudi Arabia), they were allowed to recover and grow spiritually and as a community.
Terjamahaan:Islam Sejarah tahun baru
Tahun Baru Islam memperingati migrasi Muhammad dari Mekah ke Madinah. Migrasi ini adalah untuk melarikan diri dari penindasan dan kekerasan yang Quraisy non-Muslim, suku dominan Mekkah, telah dijatuhkan pada dirinya dan teman-temannya. Ia melarikan diri ke Madinah pada unta dengan sahabatnya, Abu Bakar. Di Madinah (Arab Saudi), mereka diizinkan untuk pulih dan tumbuh secara rohani dan sebagai komunitas.
Islamic new year Facts & Quotes
- Muharram (1st first month of the Islamic calendar), is the holiest month after Ramadan. This month is most recommended by Muhammad to fast and worship in.
- The Islamic method of dating was invented by Umar ibn Al-Khattab, a close friend of Muhammad. He was the second Islamic Caliph (rulers) and in the year 638 he standardize the many calendars of the Arabian peninsula.
- The Islamic calendar is lunar cycle based and contains twelve months that make up a total of 354.36 days together.
- There are parallels between this holiday and the day of Ashura. Ashura commemorates what Muslims believe is Moses crossing the Red Sea to escape the oppressive Pharaoh on Ashura. Similarly the Islamic New Year, marks Muhammad's crossing the desert between Mecca and Medina to escape the oppressive Quraish nobles. For both observances, Muhammad recommended Muslims to fast.
- The Islamic calendar is abbreviated A.H. or Anno Hegirae in Western languages. The first date on the Islamic calendar, 1,1 Muharram A.H. corresponds to July 16, year 622.
Terjamahaan:
- Tahun Islam Fakta & Quotes baru
- Muharram (1 bulan pertama dalam kalender Islam), adalah bulan paling suci setelah Ramadan. Bulan ini adalah yang paling direkomendasikan oleh Muhammad untuk berpuasa dan beribadah di.
- Metode Islam kencan diciptakan oleh Umar bin Al-Khattab, teman dekat Muhammad. Dia adalah kedua khalifah Islam (penguasa) dan pada tahun 638 ia standarisasi banyak kalender dari semenanjung Arab.
- Kalender Islam adalah berdasarkan siklus bulan dan berisi dua belas bulan yang membentuk total 354,36 hari bersama-sama.
- Ada persamaan antara liburan ini dan hari Asyura. Ashura memperingati apa Muslim percaya adalah Musa menyeberangi Laut Merah untuk melarikan diri Firaun yang menindas Asyura. Demikian Tahun Baru Islam, menandai Muhammad melintasi padang pasir antara Mekah dan Madinah untuk melarikan diri bangsawan Quraisy menindas. Untuk kedua perayaan, Muhammad direkomendasikan Muslim untuk berpuasa.
- Kalender Islam disingkat AH atau Anno Hegirae dalam bahasa Barat. Tanggal pertama pada kalender Islam, 1,1 Muharram AH sesuai dengan tanggal 16 Juli tahun 622.
Setelah Bulan Haji Dzulhijjah, maka umat muslim kembali merayakan hari besar, tahun baru
Islam 1 Muharram 1435 Hijriyah. Sesuai kalender libur dan cuti bersama pemerintah, 1 Muharram 1437 Hijriyah jatuh pada hari Rabu tanggal 14 Oktober 2015.
Setelah kapan waktu 1 Muharram 1437 Hijriyah terjawab, maka apa saja keutamaan di bulan Muharram. Pada bulan Muharram paling dikenal dengan puasa hari kesepuluh. Puasa yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah puasa ‘Aasyuura’ (puasa pada tanggal 10 Muharram), karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya dan memerintahkan para sahabat radhiyallahu ‘anhum untuk melakukannya[3], dan ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang keutamaannya beliau bersabda,
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ “Puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu“[4]. Lebih utama lagi jika puasa tanggal 10 Muharram digandengankan dengan puasa tanggal 9 Muharram, dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi dan Nashrani, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disampaikan kepada beliau bahwa tanggal 10 Muharram adalah hari yang diagungkan orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka beliau bersabda,
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ . “Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram).” [5]
Adapun hadits,
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْماً أَوْ بَعْدَهُ يَوْماً
“Berpuasalah pada hari ‘Aasyuura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“[6], maka hadits ini lemah sanadnya dan tidak bisa dijadikan sebagai sandaran dianjurkannya berpuasa pada tanggal 11 Muharram[7].
Sebagian ulama ada yang berpendapat di-makruh-kannya (tidak disukainya) berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja, karena menyerupai orang-orang Yahudi, tapi ulama lain membolehkannya meskipun pahalanya tidak sesempurna jika digandengkan dengan puasa sehari sebelumnya[8].
Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan puasa tanggal 10 Muharram adalah karena pada hari itulah Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa álaihis salam dan umatnya, serta menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya, maka Nabi Musa ‘alaihis salam pun berpuasa pada hari itu sebagai rasa syukur kepada-Nya, dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu karena alasan ini, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ
“Kita lebih berhak (untuk mengikuti) Nabi Musa ‘alaihis salam daripada mereka“[9]. Kemudian untuk menyelisihi perbuatan orang-orang Yahudi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram[10].
Hadits ini juga menunjukkan bahwa shalat malam adalah shalat yang paling besar keutamaannya setelah shalat wajib yang lima waktu[11].
***
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim Al Buthoni, M.A.
Post:http://beritabulukumba.com/34431/ingat-tahun-baru-islam-1-muharram-1437-h-jatuh-pada-tanggal-14-oktober-2015